Penipuan Yang Mengatasnamakan Telkomsel

Saya ingin share sedikit mengenai pengalaman saya ditelpon oleh penipu yang mengatasnamakan telkomsel.

Intro...
"Yang namanya uang itu sudah menjadi kebutuhan vital buat umat manusia. Makanya jangan heran kalau manusia bekerja keras untuk mencari uang baik itu secara halal maupun haram, salah satunya adalah menipu" jreng jreng jreng...

Jadi begini... di suatu pagi yang cerah beberapa hari yang lalu saya menerima panggilan oleh seorang wanita yang bernama Novi yang mengaku bahwa Ia adalah karyawan Telkomsel. Katanya saya memenangkan undian dengan hadiah uang tunai sebesar 20 juta rupiah dalam rangka memperingat hai jadi yang ke 22 perusahaan tersebut. 20 juta lumayan tuh bisa buat beli satu unit kendaran roda dua. Namun mendengar bahwa saya memenangkan uang tunai sebesar itu saya bisa saja, tidak antusias ataupun terkejut karena dari awal saya sudah tau bahwa itu adalah penipuan. Saya cuman mengiya-iyakan saja setiap kata-kata waw si Novi itu.

Penipuan Yang Mengatasnamakan Telkomsel

Apa yang membuat saya tahu bahwa itu adalah penipuan?
  • Nomor telepon yang digunakan adalah nomor biasa. Padahal setau saya sekarang jika kalau panggilan yang resmi dari operator telkomsel maka nama yang tertera di layar adalah nama operator tersebut.
  • Menanyakan nama saya, "Mohon maaf kalau boleh tahu ini dengan bapak siapa?". Padahal seharusnya pihak dari operator sudah mengetahui nama pelanggannya karena nama yang kita gunakan saat registrasi nomor akan tersimpan di sistem mereka.
  • Suaranya kurang jelas kemungkinan besar disebabkan karena buruknya jaringan. Yang jelas itu bukan dipihak saya karena jaringan telkomsel di area saya full bar. Artinya si Novi ini menelpon di area yang jaringannya kurang kuat dan itu pastinya bukan di kantor telkomsel.
  • Bicaranya super lebay dan terdengar tidak profesional, terlalu banyak menggunakan kata "syukur Alhamdullillah yah Pak", padahal ia tidak tahu saya ini muslim atau bukan.
  • Suaranya kurang merdu, padahal berdasarkan pengalaman saya "bertelepon-teleponan" dengan nona-nona customer service telkomsel suara mereka sangat merdu euy.
Jadi saat si penipu ini cuat-cuit saya cuman mengiya-iyakan saja "oh iya mba, iya". Lalu secara sengaja diam, dan terdengar si penipu berkata "halo Pak, halo Pak" lalu langsung memutuskan sambungan. Makin jelas deh bahwa dia adalah penipu. Seandainya ia memang betul karyawan telkomsel maka ia seharusnya kembali menghubungi saya, namun kenyataannya tidak, mungkin ia sudah tahu bahwa saya tahu dia penipu. Hahah kasian dia rugi pulsa buat nelpon saya...

Penipuan dengan modus ini sangat marak. Jika kalian percaya pada penipu itu ujung-ujungnya kalian akan disuruh ke ATM untuk mentransfer sejumlah uang sebagai pajak atau apalah. So kalian jangan mudah percaya dengan modus undian-undian berhadiah ini, waspadalah waspadalah. Sebaiknya kalian telepon saja pihak operator untuk memastikan apakah betul pihak operator tersebut melakukan undian dan kalian yang jadi pemenangnya atau tidak. Jangan sampai ada yang menelpon kalian malah berpikir itu telpon penipuan eh ternyata kalian memang memang menang undian rugi deh haha.

Jika kalian menerima dugaan penipuan yang mengatasnamakan Telkomsel, maka kalian dapat melaporkannya ke layanan call center 24 jam dengan menghubungi 133 untuk pelanggan kartuHalo, serta 155 dan 188 untuk pelanggan simPATI dan Kartu AS. Ada pula akses ke nomor lain, yakni 08071811811.