Cara Mengoptimalkan Gambar Untuk Blog

Tidak dapat dipungkiri bahwa salah satu hal yang menarik perhatian pengunjung blog adalah gambar dan hal tersebut membuat posisi gambar adalah salah satu bagian penting dalam sebuah postingan.

Gambar berperan memberikan ilustrasi visual tentang isi dari sebuah postingan. Namun gambar juga bisa menjadi satu alasan mengapa para pengunjung meninggalkan blog kita. Hal tersebut bisa terjadi jika kita menggunakan banyak gambar dengan ukuran yang besar. Hal tersebut akan berimbas pada pemuatan laman blog yang lama.

Cara Mengoptimalkan Gambar Untuk Blog
Image: Designed by new7ducks / Freepik

Apalagi jika ditambah koneksi internet yang lambat digunakan untuk membuka sebuah blog yang memiliki banyak gambar dan tidak dioptimasi sudah pasti akan membutuhkan waktu pemuatan yang lama. Sekalipun itu menggunakan koneksi 4G, tetap saja blog akan terasa lama dimuat.

Idealnya sih ketika blog dimuat dan setiap kali pengunjung melakukan scroll, semua gambar sudah tersedia tanpa memakan banyak waktu dalam pemuatannya. Hal tersebut bagus bagi user experience. Untuk mengatasi hal tersebut bisa dilakukan dengan mengoptimasi setiap gambar yang akan digunakan.

Cara Mengoptimalkan Gambar Untuk Blog

Ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk mengoptimasi gambar yang akan kita unggah ke dalam postingan blog yaitu:

1. Cropping

Cropping/memangkas berarti kita akan membuang bagian-bagian pada sebuah gambar yang dianggap tidak perlu. Beberapa gambar yang kita ambil di internet kadang memiliki area di luar objek utama yang besar. Dengan melakukan cropping maka ukuran gambar akan menjadi lebih maksimal, ukuran filenya juga akan menjadi berkurang.

2. Resizing

Resizing di sini kita akan mengubah ukuran dari gambar semisal gambar yang sebelumnya besar menjadi lebih kecil. Semisal gambar yang diambil dari kamera digital dengan kualitas high akan menghasilkan gambar berdimensi 2222px * 1024px diresize menjadi lebih kecil menjadi 1024px * 768px. Untuk blog bisa lebih kecil lagi kecuali jika gambar tersebut berupa infograpik.

3. Mengubah Format

Berikutnya yaitu merubah format atau tipe file dari gambar. Pada perangkat pengolah gambar seperti Adobe photoshop menyediakan opsi save as for website yang memungkinkan kita menyimpan gambar dengan ukuran file lebih kecil dan teroptimasi untuk blog. Setiap extensi gambar yang tersedia menghhasilkan ukuran file yang berbeda-beda. Misal gambar disimpan dengan ekstensi JPEG akan memiliki ukuran yang lebih besar jika dibandingkan gambar tersebut disimpan dengan ekstensi PNG. Padahal secara kasat mata kualitasnya sama saja. Berpatokan pada hal tersebut maka mengubah format satu ke format yang lainnya perlu kita lakukan untuk mendapatkan gambar yang pas sebelum diunggah ke blog kita. Selain itu kadang gambar yang kita ambil di internet berextensi jpg padahal gambar tersebut memiliki jumlah warna yang sedikit, hitam abu-abu dan putih misalnya. Gambar tersebut bisa dirubah formatnya menjadi png agar ukurannya bisa lebih kecil. Selain itu ada format gambar webp, format gambar baru yang dioptimasi khusus untuk website. Format gambar ini bisa menjadi pilihan yang pas untuk memaksimal performa blog.

4. Kompres Gambar

Yang terakhir yaitu melakukan kompresi pada gambar. Ada dua cara yang bisa kita lakukan untuk mengkompres gambar yaitu dengan menggunakan tool editor grafis seperti Adobe Photoshop dan sejenisnya atau menggunakan layanan kompresi gambar online. Mengkompresi gambar sebaiknya dilakukan karena bisa mengurangi ukuran file gambar sampai 80%. Di sini saya menyarankan teman-teman untuk menggunakan layanan pengkompres gambar online seperti imagecompressor saja, soalnya sangat praktis.

Semoga Artikel ini bermanfaat.
komentar