Koneksi 4G Yang Bikin Galau

Adalah sebuah kebahagiaan tersendiri ketika kita memiliki smartphone yang sudah mendukung 4G/LTE. Bagaimana tidak, dengan support pada jaringan tersebut internet jauh lebih cepat. Kalau istilah gaulnya mungkin ngacir. 4G adalah sebuah singkatan dari bahasa Inggeris yaitu fourth-generations Technology merupakan standar generasi ke - 4 telepon seluler yang merupakan pengembangan dari generasi sebelumnya yaitu 2G dan 3G, sedangkan LTE sendiri adalah istilah yang dikenal di amerika serikat. Jaringan 4G diklaim memiliki kecepatan 5 kali lipat kecepatan 3G, jadi jika sebelumnya anda menggunakan smartphone ataupun modem 3G dengan kecepatan maksimum 7,2 Mbps, maka 5 kali lipat dari kecepatan ini adalah 36 Mbps, kira-kira seperti itu.

Koneksi 4G Yang Bikin Galau

Jadi bisa dibayangkan jika kita mau mengunduh film kualitas blueray1080p dengan ukuran rata-rata 1.5 - 1,8 GB dengan kecepatan internet pada jaringan 4G adalah rata-rata 36 Mbps, maka hanya dibutuhkan waktu hanya beberapa  menit untuk mengunduh file film tersebut. Bagaimana dengan streaming, baik menonton video di youtube atau streaming film yang dihosting di opencloud? pastinya tidak akan ada kendala sama sekali. Proses streaming berjalan sangat lancar tanpa ada istilah buffering. Mungkin istilah ini tidak akan dikenal lagi oleh generasi mendatang. Bahkan jika kualitas video yang dipilih di youtube adalah 1080p, seharusnya tidak masalah jika konksi internetnya pada jaringan 4G. Mungkin yang jadi masalah jika kulitas videonya yang 4K. Bukan hanya karena ukuran filenya luar biasa besar, tapi karena membutuhkan resource komputer yang tinggi, jadi biasanya akan ngehang saat diputar pada komputer dengan spesifikasi biasa.

Lalu bagaimana dengan operator seluler di Indonesia, apakah layanan internet mereka sudah mendukung 4G? Jawabannya iya. Operator seluler seperti telkomsel, indosat, axis, Xl, smartfren dan lainnya sudah mendukung koneksi dijaringan 4G. Yang jadi masalah hanyalah pemerataanya saja. Jaringan ini masih tergolong langka karena belum mengkoverage area pelosok. Kecuali mungkin dengan telkomsel, jaringan 4G-nya sudah menyentuh pelosok walaupun kekuatan sinyanya masah kedip-kedip. Diareanya saya saja alhamdulillah sudah terjangkau 4G walaupun harus ke lapangan dulu. Maklum operator seluler yang satu ini memang dikenal dengan jangkauannya yang luas yang sampai menyentuh daerah pelosok, pantaslah jika disebut sebagai operator seluler dengan jaringan terluas. Namun entah bagaimana dengan Xl, operator yang satu ini sudah mensosialisasikan jaringan 4G mereka sejak tahun 2015. Hal ini pastinya membuat jangkauan 4G sangat luas bahkan mendominasi meninggalkan telkomsel jauh di belakang. Namun entahlah apakah sudah menjangkau area saya atau belum pasalnya saya bukanlah pengguna Xl.

Lalu bagaimana dengan kecepatannya? apakah mampu menembus angka 5 kali 7,2 Mbps alias 36 Mbps?. Sepertinya sangat naif jika kita mengharapkan kecepatan internet pada jaringan 4G di Indonesia bisa mencapai keepatan maksimum 36 Mbps. Sayang sekali saya belum bisa melakukan pengujian mengenai kecepatan internet pada jaringan 4G untuk masing-masing operator seluler di Indonesia. Alhasil saya hanya mencari data melalui internet saja.

Provider XL Axiata Telkomsel Smartfren Indosat Ooredo Bolt! Tri
Kecepatan Up to 150 Mbps Up to 72 Mbps Up to 49 Mbps Up to 185 Mbps Up to 200 Mbps Up to 36 Mbps
Cakupan wilayah 35 kota (November 2015) 30 kota
(Desember 2015)
85 kota
(Maret 2016)
27 kota
(Februari 2016)
Jabodetabek dan Medan
(Februari 2016)
6 Kota (Maret 2016)
Sumber: mozaik mataharimall

Dari tabel di atas terlihat bahwa jangkauan smartfren lah yang lebih luas, sudah tersedia di 85 kota di seluruh Indonesia. Untuk kecepatan boltlah yang mendominasi, tidak tanggung-tanggung kecepatannya diklaim bisa menyentuh angka 200 Mbps disusul indosat pada posisi ke dua dengan kecepatan yang bisa menyentuh angka 185 Mbps. Hanay tri yang terendah dengan angkah 36 Mbps. Lalu apakah kecepatan ini betul real bisa ditembuh seprti yang tertulis di atas? Jawaban saya adalh tidak, kecuali bolt pasalnya saya belum pernah menggunakan layanan mereka terlebih lagi karena memang belum tersedia di wilayah saya.

Untuk operator lain saya pernah mengujinya menggunakan aplikasi speedtest. Dan hasilnya mengejutkan. Layanan internet 4G yang saya uji adalh indosat ooredoo. Hasil pengujuian menunjukan bahwa kecepatan download maksimal pada angkan 20 Mbps dan 22 Mbps untuk uploadnya, pengujian berikutnya kecepatan download drop sampai 7 Mbps saja. Kalau kecepatan downloadnya hanya sekitar itu maka tidak ada bedanya di jaringan 3G. For your information saja, Mbps di dini adalah megabit per second. Bit dan byte berbeda tepatnya bit adalah 1/8 dari satuan byte. Dengan kata lain secara matematis 20 Mbps itu sama dengan 20/8 sama dengan 2,5 MB per second. Untuk operator lain saya belum sempat untuk menguji kecepatannya.

Jadi sejauh ini kecepatan internet di jaringan 4G di Indonesia masih belum sesuai dengan ekspektasi, belum lagi jangkauannya belum luas jadi yah bagaimana tidak galau kita?
Komentar

Temporary Disabled