Beberapa pemanfaatan ijuk yang perlu kamu ketahui

- Diupdate November 01, 2021
Beberapa pemanfaatan ijuk yang perlu kamu ketahui
Ijuk, sumber: jabar.antaranews.com

Ijuk merupakan serabut kecil berwarna kehitaman yang meliputi batang pohon aren. Aren atau enau sendiri merupakan tumbuhan palma yang memiliki nama latin Arenga Pinnata. 

Pohon ini dikenal dengan berbagai nama seperti nau, hanau, peluluk, biluluk, kabung, juk atau ijuk (aneka nama lokal di Sumatra dan Semenanjung Malaya); kawung, taren (Sd.); akol, akel, akere, inru, indu (bahasa-bahasa di Sulawesi); moka, moke, tuwa, tuwak (di Nusa Tenggara), dan lain-lain.

Selain ijuknya yang banyak digunakan, aren juga menjadi sumber nira yang merupakan bahan dasar pembuatan gula merah. Empulur atau bagian dalam batangnya oleh orang Papua ditumbuk dan diolah menjadi sagu.

Ijuk aren yang biasanya melimpah memang memiliki banyak sekali kegunaan. Di tangan para pengerajin kreatif, serabut yang menyerupai rambut mainusia ini bisa diubah menjadi barang yang bernilai ekonomi. Pemafaatan dari ijuk ini antara lain:

1. Atap

Ijuk bisa digunakan sebagai atap bangunan atau rumah. Di daerah pelosok masih ada rumah warga yang memanfaatkannya sebagai atap rumah warga atau rumah adat. Di area perkotaan sendiri penggunaannya sebagai atap kadang bisa dilihat pada gazebo atau restoran yang alam "oriented" yang memberikan kesan natural dan aestetik. Atap ijuk juga sering ditemukan pada bangunan-bangunan di area wisata.

2. Sapu

Penggunaan lainnya yaitu sapu. Serat yang halus bisa diubah menjadi sapu. Sapu ijuk ini masih sering ditemui di pasar-pasar tradisonal, bisa didapatkan secara online dan kadang sering juga dibawa oleh penjual perabot keliling. Sapu ijuk ini sangat cocok digunakan untuk membersihkan debu karena seratnya halus dan pemasangannya cukup rapat.

3. Tali

Ijuk juga bisa dibuat sebagai tali dengan cara dipintal. Serat yang dipilih adalah serat yang paling halus. Tujuannya agar ijuk lebih mundah saat dipintal. Tali ijuk ini cukup kuat dan tahan air bahkan air air laut. Penggunaannya bisa dilihat pada tali kapal modern dan tradisional, pelabuhan, pengikat jembatan di sungai dan sebagainya.

4. Ijuk resapan

Pernah dengar kata ijuk resapan? Bagi yang profesinya seputaran bangunan pasti paham apa yang dmaksud dengan ijuk resapan ini. Ijuk resapan umunya digunakan pada sumur resapan septictank sebagai penyaring dalam penerapan sanitasi. Ijuk resapan ini juga kadang digunakan sebagai saringan air keruh agar diperoleh air yang lebih bersih.

Melihat fungsi ijuk yang sangat besar terutama ijuk resapan, atap atau tali, tidak heran jika banyak yang mencari produk ijuk ini di banyak kota di Indonesia seperti Jogjakarta. Tentunya tidak sulit untuk menemukannya.  Toko yang jual ijuk resapan dan tali ijuk jogja mudah ditemui.

Jika anda sedang membuat septictank di rumah anda, anda perlu membuat desain pembuangan yang sesuai dengan aturan Kementerian Kesehatan yang teruang dalam peraturan menteri kesehatan (Permenkes) Nomor 3 Tahun 2014 tentan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. Dalam desain yang baik terdapat sumur resapan yang berfungsi untuk mengurangi pencemaran lingkungan.

Untuk itu anda memerlukan ijuk resapan yang bisa didapatkan di distributor ijuk resapan dan ijuk tali jogja atau bisa menghubungi lewat WhatsApp: 0859 2140 2988.

Posting Komentar Sembunyikan Komentar

Batalkan