Pengalaman Cari Kasur Orthopedic yang Adem Buat Papah: Coba Posture Master SnowICE Quantum Springbed

Review Posture Master SnowICE Quantum Springbed

Kemarin tuh rasanya baru aja saya bahas soal pilihan kasur springbed Pocket Spring dari Uniland Sleep.

Eh, rupanya urusan kasur di rumah belum selesai sampai di situ, hehehe.

Sekarang gantian paksu yang mulai sibuk cari kasur buat si Papah, alias mertuaku. Maklum ya, Papah sudah kepala 6. Di usia segitu, mulai ada aja keluhan di badan. Salah satunya bagian punggung.

Awalnya saya pikir, cari kasur buat orang tua itu ya tinggal pilih yang empuk.

Rupanya nggak begitu juga.

Makin dicari, makin terasa kalau kebutuhan kasur buat orang tua itu beda. Nggak bisa cuma asal empuk. Kalau terlalu empuk, badan malah kayak tenggelam. Kalau terlalu keras, takutnya tidur jadi kurang nyaman.

Belum lagi Papah ini gampang banget keringetan.

Jadi PR-nya ada dua. Paksu pengen cari kasur orthopedic yang bisa menopang badan, tapi saya juga wanti-wanti supaya cari yang adem. Karena kalau kasur nya panas, Papah pasti gampang kebangun tidurnya.

Akhirnya mulailah pencarian kasur orthopedic yang adem.

Kasur Orthopedic Quantum Springbed

Paksu Mulai Cari-Cari, dari Google Sampai Marketplace

Karena rumah kami di BSD, paksu mulai cari showroom kasur yang masih sekitar sini. Tapi sebelum berangkat, tentu saja kami cek online dulu.

Namanya juga sekarang ya, mau beli apa-apa pasti buka Google dulu.

Pas cari kasur orthopedic, beberapa kali muncul brand Quantum Springbed. Dari situ paksu mulai penasaran.

Terus kami coba cek official store-nya di Shopee. Paksu juga bantu cari di Tokopedia buat lihat-lihat promoan, hehehe.

Saya tuh kadang suka geli kalau lihat paksu sudah mode cari barang. Bisa buka beberapa tab sekaligus. Yang satu buat cek harga, yang satu buat lihat ukuran, yang satu lagi buat bandingin promo.

Tapi karena ini kasur buat Papah, rasanya kurang puas kalau cuma lihat foto.

Kasur itu kan harus dicoba.

Apalagi kalau buat orang tua. Harus tahu empuknya seperti apa, tingginya nyaman atau nggak, dan badan terasa ditopang atau malah ambles.

Akhirnya kami memutuskan untuk datang langsung ke Quantum Springbed Mattress Gallery.

Alamatnya di Ruko Casa De Parco No. 1 BSD City, Sampora, Kec. Cisauk, Kabupaten Tangerang.

Dari rumah kami masih cukup dekat, jadi sekalian aja mampir dan coba langsung.

Di Showroom, Fokus Kami Bukan Cuma Orthopedic

Begitu sampai showroom, kami belum langsung tahu mau coba tipe yang mana.

Saya lihat-lihat dulu beberapa kasur yang dipajang. Paksu mulai tanya-tanya ke mbak showroom soal kasur orthopedic. Sementara saya, jujur aja, malah fokus pegang-pegang permukaan kasurnya satu-satu.

Soalnya dari awal saya sudah kepikiran Papah yang gampang keringetan.

Saya bilang ke paksu, “Jangan cuma cari yang buat punggung ya, tapi cari juga yang adem.”

Mbak showroom lalu tanya kebutuhannya buat siapa. Kami cerita kalau kasurnya buat Papah, usia sudah kepala 6, mulai ada keluhan punggung, dan gampang gerah.

Nah, dari situ kami dikenalkan ke tipe Posture Master SnowICE Quantum Springbed.

Begitu dengar namanya SnowICE, saya langsung tertarik.

Dalam hati, “Wah, ini kayaknya yang dingin-dingin nih.”

Karena dari tadi memang itu yang saya cari. Kasur yang bukan cuma nyaman buat punggung, tapi juga nggak bikin gerah.

Pertama Pegang Bagian Atasnya, Saya Langsung Nengok ke Paksu

Yang pertama saya lakukan waktu ditunjukkan Posture Master SnowICE adalah menyentuh permukaan kasurnya.

Dan memang, bagian atasnya terasa adem.

Bukan dingin yang berlebihan ya. Tapi ada rasa sejuk saat tangan menyentuh kainnya. Beda dari permukaan kasur biasa yang rasanya cenderung hangat atau datar-datar aja.

Saya langsung nengok ke paksu, kayak, “Nah, ini nih yang Papah butuhin.”

Mbak showroom menjelaskan kalau bagian atas kasur ini memakai SnowICE 2x Cooling knitted fabric. Bahasanya mungkin terdengar agak teknis, tapi kalau dirasakan langsung, intinya permukaan kasurnya dibuat supaya terasa lebih sejuk.

Buat orang seperti Papah yang gampang keringetan, bagian ini jadi penting banget.

Kadang tidur itu bukan cuma soal empuk. Kalau permukaan kasur terasa panas, tidur bisa jadi nggak nyenyak. Baru sebentar rebahan, sudah gelisah karena gerah.

Makanya saya cukup senang waktu pegang permukaan Posture Master SnowICE ini. Setidaknya dari sentuhan pertama, rasa ademnya memang terasa.

Pas Dicoba Rebahan, Empuknya Nggak Bikin Badan Tenggelam

Setelah pegang permukaannya, tentu saja harus coba rebahan.

Posture Master SnowICE ini tebalnya sekitar 36 cm. Desainnya plush pillowtop, jadi bagian atasnya terlihat seperti ada bantalan tambahan.

Dari tampilannya saja sudah kelihatan nyaman. Agak seperti kasur hotel yang tebal dan empuk gitu ya.

Tapi yang paling penting tetap rasanya.

Pas saya coba rebahan, bagian atasnya terasa empuk, tapi badan nggak langsung tenggelam. Ini yang saya suka.

Karena buat Papah, kami memang nggak cari kasur yang terlalu lembek. Kalau badan terlalu amblas, nanti bangun dari kasurnya bisa kurang nyaman. Apalagi buat orang tua, bergerak dari posisi tidur ke duduk itu harus tetap gampang.

Paksu juga ikut coba rebahan. Dia sempat gerak kanan-kiri, terus bilang kalau empuknya terasa pas. Nggak keras, tapi juga nggak terlalu dalam.

Saya juga merasa begitu.

Ada rasa empuk dari bagian atas, tapi di bawahnya tetap terasa ada topangan. Jadi badan seperti dikasih bantalan, tapi tetap ditahan dengan baik.

Saya Baru Ngeh Bedanya Setelah Coba Bareng Paksu

Waktu paksu coba gerak-gerak di sebelah, saya perhatikan kasurnya nggak terlalu ikut goyang.

Biasanya kalau kasur springbed yang per-nya terlalu mantul, gerakan orang di sebelah bisa terasa banget. Nah, di kasur ini getarannya tidak terlalu mengganggu.

Mbak showroom bilang, itu karena kasur ini memakai Active Pocket Spring.

Saya nggak mau bahas terlalu teknis, tapi gampangnya begini: per di dalam kasurnya bekerja lebih mandiri. Jadi saat satu sisi bergerak, sisi lain tidak terlalu ikut bergoyang.

Buat saya, ini nilai plus.

Apalagi kalau Papah nanti sering ubah posisi tidur. Kasur yang terlalu mantul kadang bikin tidur terasa kurang tenang.

Selain itu, saat rebahan, bagian punggung dan pinggang terasa lebih tertopang. Bukan cuma empuk di permukaan, tapi ada rasa stabil dari dalam kasurnya.

Ini yang membuat paksu terlihat makin yakin.

Karena dari awal, alasan paksu cari kasur orthopedic memang supaya Papah bisa tidur di kasur yang lebih mendukung badan.

Lapisan Empuknya Terasa Lebih Berisi

Mbak showroom juga sempat menjelaskan kalau Posture Master SnowICE ini punya Greentea Latex Foam dan Charcoal Memory Foam.

Kalau cuma baca namanya, mungkin terasa seperti istilah produk yang panjang ya.

Tapi setelah dicoba, saya menangkapnya begini.

Greentea Latex membuat kasur terasa empuk tapi tetap lentur. Jadi saat badan menekan kasur, permukaannya mengikuti tekanan, tapi tidak terasa kempes.

Sementara Charcoal Memory Foam membuat permukaan kasur terasa lebih mengikuti bentuk badan. Bagian bahu, pinggang, dan punggung terasa lebih nyaman saat rebahan.

Yang saya suka, empuknya bukan empuk kosong.

Ada rasa berisi. Ada rasa badan ditopang pelan.

Lapisan foam-nya juga disebut punya pinhole atau lubang-lubang kecil yang membantu aliran udara. Ini cocok dengan kebutuhan kami yang mencari kasur adem buat Papah.

Jadi kalau disederhanakan, kasur ini punya tiga hal yang kami cari: permukaan adem, empuk yang pas, dan topangan yang terasa stabil.

Pillowtop-nya Bikin Kesan Kasur Lebih Mewah

Saya pribadi suka bagian pillowtop-nya.

Bukan cuma karena kelihatan cantik, tapi karena saat pertama rebahan, tubuh langsung ketemu permukaan yang lembut.

Rasanya kayak ada lapisan ekstra di bagian atas.

Buat orang yang suka rebahan lama, nonton TV, atau tidur siang, model begini enak banget. Saya jadi membayangkan Papah bisa lebih nyaman buat istirahat.

Tapi tetap, yang paling saya perhatikan adalah apakah kasurnya terlalu amblas atau tidak.

Dan menurut saya, Posture Master SnowICE ini masih terasa aman dari sisi empuknya. Lembut di atas, tapi tetap punya topangan dari bawah.

Ada Handle di Samping, Detail Kecil yang Berguna

Di bagian samping kasur juga ada handle.

Awalnya saya tidak terlalu memperhatikan. Tapi setelah dijelaskan, handle ini dipakai untuk membantu rotasi kasur.

Karena kasurnya tebal 36 cm, tentu bukan kasur yang ringan-ringan banget. Jadi kalau nanti mau diputar posisinya, pegangan di samping ini bisa membantu.

Tapi handle ini untuk rotasi ya, bukan untuk mengangkat kasur sembarangan.

Detail kecil seperti ini menurut saya cukup membantu untuk pemakaian jangka panjang.

Material Bebas Timbal Jadi Tambahan yang Membuat Lebih Tenang

Ada juga keterangan bahwa kasur ini memakai material Non-Lead atau bebas timbal.

Saya nggak akan membahas ini terlalu dalam, karena sebagai pembeli biasa, hal pertama yang kami rasakan tentu kenyamanan saat dicoba.

Tapi karena kasur ini rencananya untuk Papah, keterangan bahan seperti ini tetap kami perhatikan.

Kasur kan dipakai setiap hari. Dipakai tidur berjam-jam. Jadi kalau ada pilihan bahan yang lebih diperhatikan, rasanya tentu lebih tenang saat memilih.

Buat Saya, Ini Bukan Cuma Soal Nama Teknologinya

Kadang kalau lihat brosur kasur, istilahnya banyak banget.

Ada foam ini, spring itu, fabric ini, support itu.

Buat saya pribadi, semua istilah itu baru terasa penting kalau memang bisa dirasakan saat dicoba.

Di Posture Master SnowICE ini, yang paling saya rasakan adalah:

Permukaannya adem saat disentuh.

Empuknya pas, bukan yang bikin badan tenggelam.

Saat paksu bergerak di sebelah, kasurnya tidak terlalu goyang.

Bagian punggung terasa lebih ditopang.

Tampilannya juga tebal dan nyaman karena ada pillowtop.

Jadi bukan karena namanya terdengar canggih, lalu kami langsung tertarik. Tapi karena saat dicoba, beberapa kebutuhan Papah terasa ada di kasur ini.

Cocok Buat Siapa Menurut Pengalaman Kami?

Kalau dari pengalaman kami di showroom, Posture Master SnowICE ini cocok dicoba untuk orang yang sedang cari kasur orthopedic dengan rasa yang lebih adem.

Terutama kalau kebutuhannya mirip Papah.

Usia sudah tidak muda lagi, mulai sering merasa punggung kurang nyaman, tapi juga gampang gerah saat tidur.

Kasur ini juga cocok dicoba kalau kamu suka kasur medium. Jadi bukan keras banget, tapi juga bukan super lembek.

Namun tetap ya, rasa nyaman kasur itu sangat pribadi.

Kalau bisa, jangan cuma duduk di pinggir kasur. Coba rebahan beberapa menit. Coba telentang, coba miring, coba rasakan bagian punggung dan pinggang.

Apalagi kalau kasurnya untuk orang tua, coba juga perhatikan tingginya. Karena kasur ini tebal, sekitar 36 cm. Pastikan nanti setelah dipasang di dipan, orang tua tetap mudah naik turun dari kasur.

Catatan Sebelum Membeli

Menurut saya, sebelum beli kasur orthopedic seperti ini, ada beberapa hal yang perlu dicek.

Pertama, pastikan kebutuhan utamanya apa. Apakah cari kasur yang lebih adem, lebih menopang, lebih empuk, atau semuanya.

Kedua, cek ukuran kamar dan ukuran dipan.

Ketiga, kalau punya keluhan punggung yang berat, tetap lebih baik konsultasi ke tenaga medis. Kasur bisa membantu tidur terasa lebih nyaman, tapi bukan pengganti pemeriksaan.

Keempat, bandingkan harga. Bisa cek official store di Shopee, Tokopedia, atau tanya langsung di showroom.

Kelima, kalau tinggal di sekitar BSD, menurut saya lebih enak datang langsung ke Quantum Springbed Mattress Gallery di Ruko Casa De Parco. Biar bisa coba sendiri dan tahu apakah rasanya cocok.

Kesimpulan Pengalaman Coba Posture Master SnowICE Quantum Springbed

Dari kunjungan ke showroom itu, saya jadi sadar kalau cari kasur buat orang tua ternyata nggak bisa buru-buru.

Awalnya kami cuma mikir soal punggung Papah. Tapi begitu dibahas lagi, ternyata faktor adem juga penting banget, karena Papah memang gampang keringetan.

Dari beberapa kasur yang dicoba, tipe SnowICE ini termasuk yang paling saya ingat karena permukaannya terasa sejuk waktu disentuh. Paksu juga cukup suka karena saat rebahan, kasurnya tidak terasa terlalu amblas.

Empuknya sedang, bagian atasnya nyaman, dan badan tetap terasa ditopang. Buat kebutuhan Papah, rasanya cukup mendekati yang kami cari.

Setelah pulang dari showroom, paksu masih sempat cek lagi ukuran, harga, dan promo. Namanya juga paksu ya, urusan promo tetap nggak boleh kelewat, hehehe.

Tapi setelah dipikir-pikir, dibanding terus bingung cari pilihan lain, akhirnya kami memutuskan untuk membeli Posture Master SnowICE Quantum Springbed ini buat Papah.

Bukan karena fiturnya paling banyak atau namanya terdengar canggih, tapi karena saat dicoba, kasurnya terasa cocok dengan kebutuhan Papah: adem, empuknya nggak berlebihan, dan tetap memberi topangan saat dipakai rebahan.

Saya tulis pengalaman ini siapa tahu bisa membantu teman-teman yang juga sedang cari kasur orthopedic untuk orang tua. Apalagi kalau kebutuhannya mirip, yaitu cari kasur yang nyaman buat punggung tapi tetap adem dipakai tidur.

Tentu saja, rasa nyaman tiap orang bisa beda. Jadi kalau ada kesempatan, tetap lebih baik coba langsung dulu.

Karena pada akhirnya, kasur yang paling pas bukan yang paling ramai fiturnya, tapi yang paling membuat badan terasa enak saat dipakai tidur.

edit
Posting Komentar Sembunyikan Komentar